cara taubat yang benar agar diterima oleh allah swt

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”
(Qs. At Tiin [95] : 4)

POTENSI MANUSIA
AKAL         BERPIKIR       
FISIK         BERAMAL
HATI          MERASAKAN

YANG MEMBEDAKAN MANUSIA DENGAN MAKHLUK LAIN ADALAH MANUSIA MEMILIKI HATI.

إِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْب (صحيح البخاري

“INGATLAH, SESUNGGUHNYA DI DALAM TUBUH MANUSIA ADA SEGUMPAL DAGING, APABILA IA BAIK MAKA SELURUH ANGGOTA TUBUHNYA YANG LAIN AKAN BAIK, NAMUN JIKA IA  RUSAK MAKA SELURUHNYA AKAN RUSAK. INGATLAH SEGUMPAL DAGING ITU ADALAH HATI.” (HR BUKHORI)


HATI BERMAKNA
FISIK DISEBUT KABIDUN ( JANTUNG DALAM ILMU KEDOKTERAN)
 NON FISIK DISEBUT FUADUN :

    1. QOLBU : BERUBAH-UBAH
    HALUS, TAK BISA DIRABA dan DILIHAT. BERFUNGSI MERASAKAN dan MENGENAL SESUATU, MEMILIKI KEKUATAN RUHANI.

    2. SHODRON : SENTRAL
    SUMBER DATANGNYA SUATU PERBUATAN (TAAT ATAU INGKAR), SUMBER PERINTAH, SUMBER NIAT DAN TUJUAN dan MENERIMA DATANGNYA PETUNJUK.

“…karena sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan dimintai pertanggungjawabannya” (QS. Al-Isra’ (17) : 36)

BAGAIMANA PERASAAN ANDA SAAT INI?
TENANG...? ATAU GELISAH...?

SUMBER KEGELISAHAN:
  • KURANG ILMU
  • HAWA NAFSU
  • CINTA DUNIA
  • DOSA/MAKSIAT
  • (DZANBUN/ITSMUN)

Pelanggaran terhadap larangan Allah
Meninggalkan kewajiban agama

DAMPAK
- TIDAK MERASAKAN NIKMATNYA IBADAH
- SULIT TAAT dan MENERIMA NASEHAT
- SULIT MENERIMA ILMU dan HIKMAH
- TAK PEDULI APA YANG DILAKUKAN APAKAH ALLAH RIDHO ATAU TIDAK
- MENGUTAMAKAN KESENANGAN DUNIA
- TULI dan BUTA TERHADAP KEBENARAN
- TAK  INGAT  MATI  dan  TAK  MENYIAPKAN AMAL UNTUK AKHIRAT

DOSA MEMBAHAYAKAN dan MEMBINASAKAN



“ATAU APAKAH MEREKA MERASA AMAN DARI SIKSAAN ALLAH (YANG TIDAK TERDUGA-DUGA)? TIDAK ADA YANG MERASA AMAN DARI SIKSAAN ALLAH SELAIN ORANG-ORANG YANG RUGI.”(TQS.  AL-A’RAAF (7): 99)

“DAN JIKA ALLAH MENGHUKUM MANUSIA KARENA KEZALIMANNYA, NISCAYA TIDAK AKAN ADA YANG DITINGGALKAN-NYA (DI BUMI) DARI MAKHLUK YANG MELATA SEKALIPUN, TETAPI ALLAH MENANGGUHKAN MEREKA SAMPAI WAKTU YANG SUDAH DITENTUKAN. MAKA APABILA AJALNYA TIBA, MEREKA TIDAK DAPAT MEMINTA PENUNDAAN ATAU PERCEPATAN SESAATPUN.” (TQS. AN-NAHL (16): 61)

DOSA MEMBAHAYAKAN

1. HATI TERHIJAB DARI ALLAH
HATI BERPENYAKIT (QOLBUN MARIDH)
  • Diperbudak syahwat
  • Tidak sadar hatinya sakit
  • Mencelakakan orang lain dan dirinya

HATI MATI (QOLBUN MAYYIT)
  • Tidak mendapat hidayah
  • Tak mengenal Tuhannya
  • Tak mau beribadah
  • Menjadi hamba setan

2. GELISAH
DI DUNIA MENDERITA


“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, Maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak Menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang Menganiaya diri mereka sendiri.”
(QS. Al Ankabuut [29]: 40)


DOSA MEMBINASAKAN
DI AKHIRAT NERAKA
“(apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?”
(QS. Muhammad [47]:15)

    Artinya: Dari Nu’man bin Basyir ra. ia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seringan-ringan siksa ahli neraka pada hari kiamat ialah seseorang yang di bawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya. Sedangkan ia berpendapat tidak ada seorang pun yang lebih berat siksaannya daripada itu, padahal itu adalah siksaan yang paling ringan bagi ahli neraka”. (HR. Bukhari dan Muslim)



    “Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.”(Qs. Yasin [36] : 54)

BERAPA BANYAK DOSA YANG KITA LAKUKAN?
  1. DOSA KEPADA ALLAH
  2. DOSA KEPADA MANUSIA
  3. DOSA LAHIR
  4. DOSA BATIN
  5. DOSA BESAR
  6. DOSA KECIL
  7. Dosa Masa Lalu
  8. Dosa Akan Datang


“SETIAP ANAK-CUCU ADAM ITU BERDOSA DAN SEBAIK-BAIK PENDOSA ADALAH MEMOHON AMPUN (BERTAUBAT)”(HR IMAM TIRMIDZI)

DOSA/MAKSIAT
(DZANBUN/ITSMUN)

  • GELISAH
  • TIDAK MERASAKAN NIKMATNYA IBADAH
  • SULIT TAAT dan MENERIMA NASEHAT
  • SULIT MENERIMA ILMU dan HIKMAH
  • TAK PEDULI APA YANG DILAKUKAN APAKAH ALLAH RIDHO ATAU TIDAK
  • MENGUTAMAKAN KESENANGAN DUNIA
  • TULI dan BUTA TERHADAP KEBENARAN
  • TAK INGAT MATI dan TAK MENYIAPKAN AMAL UNTUK AKHIRAT

HATI DIPENUHI ALLAH

  • TENANG
  • IKHLAS DALAM BERIBADAH KARENA MENCINTAI ALLAH
  • YAKIN (BERHARAP dan TAKUT HANYA KEPADA ALLAH)
  • SELAMAT DARI SYAHWAT YANG MENYALAHI PERINTAH ALLAH, SUBHAT (YANG TAK JELAS HALAL dan HARAMNYA), MUSYRIK (PENGHAMBAAN KEPADA SELAIN ALLAH)

DEFINISI TAUBAT

BAHASA:

TAWBAH = KEMBALI (AR RUJU’) KEPADA ALLAH, DARI :
TERCELA – TERPUJI
DILARANG ALLOH - DIPERINTAHKAN ALLOH
MAKSIAT - TAAT
DIBENCI ALLOH - DISUKAI ALLOH

SYAR’I:
MENJAUHI ALLOH – TAQORRUB KEPADA ALLOH

UMUM:
MENINJAU PERBUATAN DENGAN MENYESALINYA SETELAH MELAKUKAN DOSA (MUHASABAH), KARENA MERASA DIAWASI ALLOH (MUROQABAH)

HUKUM TAUBAT:
WAJIB ATAS SETIAP DOSA YANG TELAH DILAKUKAN.

KEUTAMAAN TAUBAT
1. Allah senang dan gembira dengan taubat hamba-Nya
“...Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”(QS. Al Baqarah [2]:222)
MENINGGIKAN DERAJAT DI SISI ALLAH
LANGKAH AWAL MENGENAL ALLAH
MENCINTAI dan DICINTAI ALLAH

2. Meraih Puncak Iman
    “Kecuali orang-orang yang taubat dan Mengadakan perbaikan[369] dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar.” (Qs. An Nisa [4] : 146)

3. Melimpahkan keberkahan
     “Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa." (Qs. Hud [11] : 52)

4. Didoakan para malaikat
“Malaikat-malaikat  yang memikul arsy dan malaikat yang berada  disekelilingnya bertasbih  memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampunbagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan)  : “Ya Tuhan  kami, rahmat   dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala.” ( Qs. Al mu’min [40]: 7)

5. Menggantikan keburukan dengan kebaikan
“Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam Keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al Furqon [25]: 68-70)

6. Sebab masuk syurga
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. At Tahrim [66]:8)

Kendala Taubat


1. TAKABUR/SOMBONG (MERASA DIRI BENAR dan MERENDAHKAN ORANG LAIN)
Menentang jika dinasehat, melihat dengan sinis,  marah jika tak dihargai, meremehkan/merendahkan orang  lain, menolak kebenaran.
“... Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.” (QS. An Nahl[16]:23)
2. UJUB (MERASA SUDAH BERBUAT dan BERJASA)
“Tiga perkara yang merusak, yaitu : kikir yang diturutkan, nafsu yang diikuti dan ketaajuban seseorang terhadap diri sendiri.” (HR. Al Bazzar dan Abu Nu’aim)

3. SIBUK MEMIKIRKAN SIKAP ORANG LAIN TERHADAP DIRI (MERASA DIZHOLIMI dan JADI KORBAN) SEHINGGA TAK SEMPAT MEMBONGKAR DOSA-DOSA DIRI KARENA SIBUK MELIHAT DOSA ORANG LAIN

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syuara [42]:30)
“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, Maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. dan cukuplah Allah menjadi saksi.(QS. An Nisaa’ [4]:79)

4. CINTA DUNIA
“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka Balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Huud[11]:15-16)

5. HAWA NAFSU MENGAJAK KEPADA KEMAKSIATAN
“Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (Qs. Shaad [38]:26)

TAHAPAN dan CARA TAUBAT

  • TAHAPAN SPIRITUAL (TAK TAMPAK) -  HATI
  • SADAR (HIDAYAH DARI ALLOH)
  • MENGAKUI
  • PAHAM dan YAKIN (TAK ADA KERAGUAN DI HATI) BAHWA:
  • DOSA MEMBAHAYAKAN
  • DOSA MEMBINASAKAN
  • SANGAT SEDIH dan MENYESAL

Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (TQS:  Al A’raaf(7): 23)

لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحانَكَ إِنّى‏ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمينَ

“Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang lalim.”
(QS. Al Anbiya (21) : 87)

Rosulullah SAW bersabda: “Menyesal adalah taubat” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Hiban, Hakim)

5. MEMBENCI DOSA dan BERTEKAD:

MENINGGALKAN DOSA dan TIDAK MENGULANGI
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Alloh, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. (TQS: Al-A’raaf: 201)

 MENGGANTI DOSA DENGAN AMAL SHOLEH (TAHAPAN RITUAL)
“Takutlah kepada Allah dimana saja kamu berada dan susullah keburukan dengan kebaikan, pasti Allah akan menghapusnya” (HR. Tirmidzi)

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (TQS: Huud(11): 114)

TAHAPAN RITUAL (TAMPAK) :

LISAN dan AMAL


1. ISTIGHFAR
Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Alloh dan memohon ampun kepada-Nya ? Dan Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (TQS: Al-Maidah (5): 74)

 2. DZIKIR
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, dzikir sebanyak-banyaknya.” (QS. 33:41)

3. PERBANYAK PUASA SUNNAH
 Rosulullah SAW bersabda:
Puasa adalah tameng.” (HR. Muslim)

4. PERBANYAK SEDEKAH
“Sedekah menghapus kesalahan” (HR Ahmad & Bazar)

5. PERBANYAK SHOLAT SUNAH 
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang hamba yang berbuat dosa kemudian memperbagus wudhunya dan shalat dua rakat, serta memohon ampunan kepada Allah SWT selain akan diampuniNya.” (HR. Abu Dawud)



6. PERBANYAK DOA
“Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Alloh, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)” (TQS: Huud(11): 61)

7. TERUS MENCARI ILMU
“… niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat...”
 (TQS. Al-Mujaadilah (58) : 11)

8. BERSIHKAN HATI SELALU
 Jauhi racun hati (banyak makan, banyak bicara, banyak melihat yang tidak halal, banyak bergaul)
“Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, & Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (TQS. Asy Syam: 7-10)

9. LINGKUNGAN KONDUSIF
“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.” (TQS: Al Furqaan(25): 27-29)

9. BERGAUL DENGAN ORANG SHOLEH
(kenal, yakin dan takut kepada Alloh) membawa dekat ke Alloh

10. MENJAGA WUDHU
“Barangsiapa yang berwudhu dan memperbagus wudhunya, keluar dosanya dari tubuhnya bahkan yang ada di bawah kukunya sekalipun.” (HR. Muslim)

11. MEMBACA ALQURAN
“Dan kami turunkan dari Al Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman., sedangkan bagi orang yang zalim (Al Qur’an itu hanya menambah kerugian.” (TQS. Al Isra’ [17] : 82)

12. MENCARI NAFKAH
“Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala sholat, sedekah dan haji , namun dapat ditebus dengan susah payah mencari nafkah.” (HR. Tabrani)

13. BERJABAT TANGAN
“Tidaklah dua orang muslim bertemu kemudia berjabat tangan kecuali Allah akan memberi ampunan kepada keduanya sebelum mereka berpisah.” (Hr. Abu Daud)


ALLOH MAHA PENGAMPUN
Dari Anas bin Malik ra. Beliau berkata, “aku mendengar Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman (hadits qudsi), “Wahai anak Adam setiap kalian berdo’a kepadaKu dan berharap kepadaKu, akan Aku ampuni seluruh dosa-dosa yang telah kalian lakukan dan Aku tidak peduli sebesar dan sebanyak apapun dosa kalian. Wahai anak Adam jikalau dosa kalian sampai setinggi awan di langit kemudian kalian (istighfar) meminta ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni. Wahai anak Adam, jika engkau datang kepadaKu dengan membawa dosa hampir sepenuh bumi dan engkau menemuiKu (mati) dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatupun maka pasti Aku akan datang kepadamu dengan membawa ampunan sepenuh bumi.” (Hadits Hasan Shohih)




TANDA-TANDA DITERIMANYA TAUBAT

1. MERASA DIRI TIDAK BEBAS DARI DOSA, BANYAK MUHASABAH, MENYESALI DOSA dan ISTIGHFAR, KARENA SELALU MERASA DIAWASI ALLOH.
2. TIDAK TENANG dan SEDIH KARENA DOSA-DOSA YANG TELAH DILAKUKAN.
3. SENANTIASA MENDEKATI ORANG SHOLEH AGAR TAK JATUH DALAM KEMAKSIATAN
4. MERASA CUKUP DENGAN DUNIA dan MERASA KURANG DENGAN AMAL BEKAL PULANG KE ALLAH
5. SIBUK DENGAN APA YANG DIPERINTAHKAN ALLOH
6. SENANTIASA MENJAGA LISAN
7. PIKIRAN dan HATI FOKUS MENCARI RIDHO ALLOH
9. SIBUK MEMIKRKAN NASIB DI AKHIRAT
10. HATI LEPAS DARI KETERGANTUNGAN KEPADA DUNIA
11. SELALU INGAT ALLOH
12. HATI MAMPU MENYERAP ILMU dan HIKMAH
13. MENGENAL ALLOH,  YAKIN ALLAH, MENCINTAI ALLOH

TINGKAT ORANG YANG BERTAUBAT

1.  ORANG YANG MEMILIKI JIWA TENANG
(AN-NAFS MUTHMAINNAH) BUAH DARI MUJAHADAH
   
  • BERDOSA
  • BERTAUBAT
  • MENINGGALKAN DOSA-DOSA BESAR
  • TAPITAK BISA SAMA SEKALI TERLEPAS DARI DOSA.
  • BERTEKAD UNTUK TIDAK MELAKUKAN DOSA.
  • BERJUANG UNTUK TIDAK MENGULANGI DOSA.
  • ISTIQOMAH SAMPAI WAFAT


2. ORANG YANG MEMILIKI AN NAFS AL LAWAMAH
    (NAFSU YANG CENDERUNG LABIL BERUBAH)
  • BERBUAT DOSA
  • BERTAUBAT
  • MENINGGALKAN DOSA-DOSA BESAR
  • TAPI TAK BISA SAMA SEKALI TERLEPAS DARI DOSA.
  • BERTEKAD UNTUK TIDAK MELAKUKAN DOSA.
  • BERJUANG UNTUK TIDAK MENGULANGI DOSA.
  • TIDAK SENGAJA MELAKUKAN DOSA LAGI.
  • BANYAK BERBUAT AMAL SHOLEH UNTUK MENUTUP DOSA

3.  ORANG YANG MEMILIKI AN NAFS MUSAWWILAH
    (NAFSU YANG SELALU MENGGODA)
  • BERBUAT DOSA
  • BERTAUBAT  (BERTAHAN UNTUK TIDAK MELAKUKAN DOSA )
  • KALAH OLEH SYAHWAT, SEHINGGA BERBUAT DOSA DENGAN SENGAJA
  • TETAP TAUBAT dan TAAT
  • KADANG-KADANG MENUNDA-NUNDA TAUBAT

  “Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (TQS. At Taubah [9]: 102)

4. ORANG YANG MEMILIKI AN NAFS AL AMARAH BIS SUU’
     (NAFSU YANG MEMERINTAH KEPADA KEJAHATAN)
  • BERBUAT DOSA
  • TAUBAT SESAAT
  • KEMBALI BERDOSA
  • TIDAK ADA HASRAT BERTAUBAT.
  • TENGGELAM DALAM DOSA.
  • DIPERBUDAK SYAHWATNYA UNTUK MENERUSKAN   DOSA-DOSANYA
  • WAFAT DALAM SU’UL KHOTIMAH

PRIORITAS HIDUP MANUSIA
PEKA DENGAN KONDISI HATI dan TERUS MEMBERSIHKAN HATI/QALBU DARI DOSA, KARENA AKAN MENENTUKAN SELAMAT TIDAKNYA DI AKHIRAT.


“(YAITU) DI HARI KETIKA HARTA dan ANAK-ANAK LAKI-LAKI TIDAK BERGUNA, KECUALI ORANG-ORANG YANG MENGHADAP ALLAH DENGAN HATI YANG SELAMAT/BERSIH.”
   (TQS. ASY-SYU’ARA (26) : 88-89)

Renungan...
Apakah anda sadar bahwa anda akan mengalami perjalanan tanpa kembali ke dunia? Apa yang sudah anda persiapkan untuk perjalanan tersebut?
Apa bekal amal sholeh anda di dunia yang akan menghibur kesendirian anda di alam barzah?
Berapa umur anda? Berapa lama anda akan hidup? Yakinkah semua akan berakhir? Yakinkah anda bahwa akhir itu hanya ada dua, surga atau neraka? Akhir seperti apoa yang anda inginkan?
Apakah pernah terbayang bahwa malaikat maut mencabut nyawa anda? Sedang anda dalam keadaan lengah, lalai, maksiat, berdosa dan belum sepat bertaubat?
Pernahkah anda membayangkan saat-saat terakhir dari kehidupan anda, saat berpisah dengan orang-orang yang dicintai, anak, suami, orang tua, sahabat. Itulah saat-saat kematian yang penuh dengan penderitaan dan kedahsyatan dicabutnya nyawa. Saat ruh terpisah dari jasad, kemana anda akan diusung?
Perhatikan! Berapa banyak orang yang telah wafat, apakah mereka membawa harta benda, istana-istana, kedudukan? Apakah mereka dikuburkan dengan harta bendamereka? Apakah mereka pindah ke akhirat dengan harta benda mereka? Apa yang mereka bawa?

Baca juga :