Video HTML CSS and Javascript for Web Developers. Watch Now

Bahaya sifat Sombong dan Riya menurut islam

PENGERTIAN SOMBONG Definisi sombong sebagaimana disinyalir oleh Rasulullah dalam sebuah hadits: “Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia” (Riwayat Muslim) Raghib Al Asfahani : mengatakan, “Sombong adalah keadaan seseorang yang merasa bangga dengan dirinya sendiri. Memandang dirinya lebih besar dari pada orang lain, Kesombongan yang paling parah adalah sombong kepada Rabbnyadengan menolak kebenaran dan angkuh untuk tunduk kepada-Nya baik berupa ketaatan ataupun mengesakan-Nya”. (Fathul Bari’ 10/601) Imam An Nawawi ; berkata: “Hadits diatas berisi larangan dari sifat sombong, yaitu menyombongkan diri kepada manusia, merendahkan mereka serta menolak kebenaran”(Syarh Shahih Muslim 2/269)
"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri” (Qs. Luqman : 18)



PENGERTIAN SOMBONG

    Definisi sombong sebagaimana disinyalir oleh Rasulullah dalam sebuah hadits:

“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia” (Riwayat Muslim)

    Raghib Al Asfahani  : mengatakan, “Sombong adalah keadaan seseorang yang merasa bangga dengan dirinya sendiri. Memandang dirinya lebih besar dari pada orang lain, Kesombongan yang paling parah adalah sombong kepada Rabbnyadengan menolak kebenaran dan angkuh untuk tunduk kepada-Nya baik berupa ketaatan ataupun mengesakan-Nya”.
(Fathul Bari’ 10/601)

Imam An Nawawi ; berkata: “Hadits diatas berisi larangan dari sifat sombong, yaitu menyombongkan diri kepada manusia, merendahkan mereka serta menolak kebenaran”(Syarh Shahih Muslim 2/269)

CELAAN BAGI ORANG SOMBONG

1.  Melanggar Perintah Allah

Orang yang sombong telah menerjang larangan Allahdan Rasul-Nya.
 
Rasulullah saw telah bersabda:
    “Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian rendah hati, hingga tidak ada seorangpun yang bangga atas yang lain dan berbuat aniaya atas yang lain” (Riwayat Muslim)

2.  Menjadi Penghuni Neraka

Orang yang sombong akan diadzab Allah   dengan dimasukannya kedalam neraka. Rasulullah J bersabda:
    “Para penghuni neraka adalah orang-orang yang keras kepala, kasar lagi sombong” (Riwayat Bukhari-Muslim)

Yang demikian itu karena hanya Alah  lah yang berhak untuk sombong. Pantaskah manusia yang lemah dan diciptakan dari setetes air mani yang hina bersikap sombong dihadapan Allah??, Olehkarena itu Allah mengharamkan sorga bagi orang-orang yang sombong.

3.  Orang Sombong Akan Mendapat kehinaan

Orang yang sombong akan mendapatkan kehinaan didunia berupa kejahilan, sebagai balasan perbuatannya. Allah  berfirman:
    “Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku” (Al  A’raf : 146)

Yaitu Aku akan halangi mereka memahami hujjah-hujjah dan dalil-dalil yang menunjukan keagungan-Ku, syari’at-Ku, dan hukum-hukum-Ku pada hati orang-orang yang sombong untuk taat kepada-Ku dan sombong kepada manusia tanpa alas an yang benar. Sebagaimana mereka sombong tanpa alasan yang benar, maka Allah  akan hinakan mereka dengan kebodohan.(Tafsir Ibn Katsir 2/228)


4.  Hatinya Terkunci

Orang yang sombong terhadap dirinya sendiri atau menolak kebenaran dan merendahkan manusia, Allah   akan kunci mati hatinya dari menerima kebenaran. Allah  berfirman:
    “ Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang”  (Ghafir : 35)

Imam As Syaukani : ; mengatakan; “sebagaimana Allah mengunci mati hati orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah, maka demikian pula Allah akan mengunci mati hati orang yang sombong lagi berbuat semena-mena” Lanjutnya lagi; “Yang demikian itu, karena hati merupakan sumber kesombongan. Sedangkan anggota badan yang lain tunduk mengikuti hati” (Fathul Qadir 4/492)

5.  Mendapatkan Tempat Yang Paling Buruk

Hal ini sebagaimana dinyatakan Allah dalam firman-Nya:
    “Dikatakan (kepada mereka): "Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya". Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri” (Az  Zumar : 72)

6.  Tidak Diajak Bicara Alah 

Kesombongan pada tingkat tertentu akan mendapat adzab yang pedih. Disamping itu mereka tidak akan diajak bicara Allah pada hari kiamat kelak. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah :
    “Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah, tidak disucikan oleh-Nya, dan baginya adzab yang pedih; (yaitu) Orang yang sudah tua berzina, penguasa pendusta dan orang miskin yang sombong”(Riwayat Muslim)

7.  Dikumpulkan Pada Hari Kiamat Seperti Semut


Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
    “Orang-orang yang sombong akan dikumpulkan pada hari kiamat bagaikan semut kecil dalam bentuk manusia. Mereka mendapat kehinaan dari setiap penjuru, lalu mereka digiring  menuju penjara neraka jahannam yang bernama Bulas. Mereka dikelilingi sapi neraka, yang akhirnya mereka diberi minuman dari perasan penghuni neraka yang merusak” (Riwayat Tirmidzi 2492,Ahmad 2/179, dengan sanad shahih) Menjadi Pengikut Iblis
    Allah  berfirman:
    “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir” (Al Baqarah : 34)

9.  Orang Sombong Orang Yang Paling Jelek

    Rasulullah bersabda:
    “Maukah aku khabarkan kepada kalian hamba Allah yang paling jelek? Yaitu orang yang kasar lagi sombong” (Riwayat Ahmad 2/174 dengan sanad shahih)

MACAM-MACAM KESOMBONGAN

1.  Sombong Kepada Allah 

Ini adalah tingkatan sombong yang paling parah, sangat jelas kekafirannya. Orang semacam ini tidak mengakui kederadaan Allah, bahkan lebih tragis mereka mengaku dirinya sebagai  Tuhan, sebagaimana Raja Namrud dan Fir’aun. Allah  berfirman: “Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan: "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan," orang itu berkata: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan". Ibrahim berkata: "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat," lalu heran terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim” (Al Baqarah: 258)

    Demikian pula Allah  mengisahkan tentang Fir’aun:
    “Dan berkata Fir`aun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku” (Al Qasash : 38)

2.  Sombong Kepada Rasul

Para Rasul adalah utusan Allah . Mereka diutus dengan mengemban risalah untuk disampaikan kepada ummatnya. Oleh karena itu tidak layak kita berlaku sombong kepada mereka dan melecehkannya. Benar mereka juga manusia biasa, akan tetapi bukankah Allah telah memuliakannya?? Maka menolak risalah mereka berarti sama dengan menolak syari’at Allah, karena para Rasul tidaklah  menyampaika risalah kecuali atas bimbingan dan wahyu dari Rabb  semesta alam.
Contoh dari sombong teradap rasul adalah sebagaimana firman Allah :
    “Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: "Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?” (Al  Isra’ : 94)

3.  Sombong Terhadap Kebenaran

Sombong terhadap kebenaran yaitu enggan menolak kebenaran yang mungkin datang dari orang lain Syeikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin : ; berkata; “Sombong ada dua macam; (yaitu) sombong terhadap kebenaran dan sombong terhadap makhluk. Hal ini terangkum dalam sabdanya “Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia” (Riwayat  Muslim).
Menolak kebenaran dengan cara berpaling dari kebenaran dan tidak mau menerimanya. Sedangkan meremehkan manusia yaitu merendahkan dan meremehkan mereka, memandang manusia tidak ada apa-apanya, dan melihat dirinya sendiri maha lebih dari yang lainnya” (Syarh Riyadush Shalihin 2/469)

4.  Sombong Terhadap Manusia

Rasulullah SAWberssabda:
    “Sungguh Allah telah telah menghapus kesombongan orang-orang jahiliyyah dan kebanggaan mereka terhadap nenek moyangnya. Orang-orang mukmin adalah yang bertaqwa, dan orang fajir  adalah yang binasa. Manusia adalah keturunan Nabi Adam, dan Adam diciptakan dari tanah” (Riwayat Abu Dawud 5116, Ahmad 2/361, Tirmidzi 3956, dengan sanad shahih)

Kesombongan dihadapan manusia adalah dengan meremehkan dan menganggap sebelah mata orang lain. Sombong terhadap orang lain atas harta kekayaannya, pangkat dan dedudukan, sombong dengan ilmu, sombong dengan postur tubuh dan lain sebagainya.
Dalam hadits lain Rasulullah SAW telah bersabda:


“Cukuplah seseorang dianggap melakukan kejelekan apabila ia meremehkan saudaranya sesama muslim” (Riwayat Muslim)

Semua orang yang sukses di dunia ini tentu diawali dengan belajar. Dan Saya bisa menciptakan semua karya-karya Saya tentu diawali dengan belajar. Salam Sukses TETAP BEREXPERIMEN APAPUN TANTANGANNYA